komunikasi yang lebih efektif memang secara face to face karena kita bisa bermusyawarah untuk menyatukan pendapat kita dan face to face juga lebih ke arah demokratis dalam suatu kelompok. sedangkan menurut saya, komunikasi yang lebih melalui via online itu biasanya kurang efisien apa lagi jika dilakukan dalam suatu kelompok karena belum tentu semua anggota kelompok itu bisa sama-sama online bebarengan/serentak. biasanya komunikasi secara online itu lebih kearah ketidak jujuran dalam menyampaikan pendapatnya karena seseorang akan bisa berbohong untuk memudahkan komunikasinya (online) memalui via online itu lah kita juga tidak bisa mengetahui mana yang berbicara jujur atau dalam berbicara terpaksa. dan tentunya masih banyak lagi hal yang menghambat adanya komunikasi via online, seperti: koneksi internet yang suka lola (loding lama) atau koneksi terputus tiba-tiba.
tetapi komunikasi secara musyawarah menghasilkan hasil yang bermanfaat pada prinsipnya, tapi juga dapat menghasilkan proses anti-demokratis dan hasil.
meskipun musyawarah kadang-kadang menciptakan konflik, frustrasi, dan polarisasi pendapat di antara peserta diskusi, itu masih dapat memiliki beberapa efek positif. bahkan dalam situasi polarisasi pendapat atau dominasi mayoritas, ada beberapa bukti bahwa para peserta masih belajar perspektif baru dari orang lain dan berempati dengan pemandangan orang lain.
saya juga mensurvei 10 dari 8 orng yang lebih memilih untuk berkomunikasi secara face to face dan alasan mereka pun hampir semuanya sama "karena dengan berkomunikasi secara face to face, kita bisa mengetahui ekspresi lawan bicara kita, apakah dengan ekspresi senang atau tidak suka dengan apa yang kita bicarakan kepada lawan bicara kita. dengan komunikasi secara face to face juga dapat memperkecil kesalah paham dari apa yang sedang kita bicarakan dan jika ada kesalah pahaman, kita bisa langsung dan mudah untuk menjelaskan secara jelas agar komunikasi kembali lancar tanpa ada miscommunication antar personal".
dan 2 orang dari 10 yang lebih memilih alasan berkomunikasi secara online disebabkan karena mereka kurang pede untuk berpendapat dan kurang berani untuk mengutarakan apa yang ingin mereka sampaikan hal ini juga meliputi dari takutnya diri sendiri yang kurang pede, takut berbicara yang salah, takut terlalu bermutar-mutar dalam berbicara , takut ada kesalahan dalam berbicara dan tidak sanggup menerima rasa malu dari kesalahannya. hal itu yang biasanya ditakutkan dalam berkomunikasi secara face ti face dan mereka lebih memilih berkomunikasi secara via online.
itu alasan dari 10 orang yang saya tanya menegenai Online vs. Face-to-Face dari segi dirisendiri dan saya juga menanyakan, apakah waktu juga mempengaruhi berkomunikasi? dan kebanyakan dari mereka hanya menjawab 2 alasan yang berbeda, yaitu; mereka yang memilih face to face tetap dengan alasan mereka, waktu yang kurang sesui tidak bisa jadi alasan karena pasti ada waktu yang menentukan untuk bertemu dan mereka yang memilih via online alasan waktu juga mempengaruhi mereka untuk berkomunikasi tidak secara face to face karena menurut mereka, komunikasi bisa tetap berlangsung tanpa bertemu secara langsung hal ini dkarenakan adanya waktu yang tidak sesuai antar personal dan mereka juga menegaskan sekarang jaman semakin moderen, kita bisa berkomunikasi kapan pun dimana pun tanpa harus face to face karena setiap orang pasti juga sudah memiliki ponsel dan dengan ponsel itulah bisa membantu komunikasi seseorang tanpa harus ditentukan oleh waktu yang menjadi hambatan.
komunikasi secara online juga tentunya dimanfaatkan oleh orang-orang yang sibuk sehingga tidak bisa berkomunikasi secara face to face, walaupun hasil komunikasi yang tidak begitu memuaskan secara online tapi masih bisa untuk membantu komunikasi yang berlangsung :)
dan saya pribadi dari penulis artikel Online vs. Face-to-Face, lebih memilih berkomunikasi secara tatap muka karena sa suka memperhatikan mimik wajah orang-orang yang sedang berbicara terhadap saya, dan alasan waktu yang tidak pas dalam berkomunikasi biasanya bisa diatur dengan menyocokan waktu yang pas untuk berkomunikasi.
sekian artikel Online vs. Face-to-Face yang bisa saya tulis di artikel ini, bila teman-teman ada yang ingin memberikan tanggapan yang berbeda, boleh memberikan komentarnya di artikel ini :)
karena saya juga masih tahap pembelajaran dalam menulis dan menuangkan pendapat.
terimakasih.
Menakjubkan.
BalasHapusuraian yang bagus,.,.bisa menjdai referensi buat mahasiswa seperti saya,.,thx^^
BalasHapus